Piano dan Perkembangannya Seiring dengan Zaman

Piano dan Perkembangannya Seiring dengan Zaman

Dari sekian banyak alat musik yang ada di dunia ini, Anda pasti sudah sangat kenal dengan yang namanya piano. Alat musik ini adalah alat yang harus dimainkan menggunakan jari-jari tangan Anda layaknya kecapi, dan hasil suaranya sangatlah merdu dan juga melodies.

Tak diketahui dengan pasti siapa yang sebenarnya menciptakan alat musik ini pertama kali, namun alat musik dengan prinsip kerja yang mirip dengannya sudah ditemukan di tahun 1440an.

Pemain dari alat musik ini sendiri disebut dengan pianis, dan sampai sekarang, para pianis ini memegang peranan sangat penting dalam dunia musik lewat karya-karya mereka yang dimainkan di alat musik tersebut. Bahkan tak jarang pianis menjadi tokoh utama dalam sebuah konser, memainkan nada-nada merdu yang klasik di tengah-tengah anggota orchestra lainnya.

Diambil dari kata dalam bahasa Italia, yaitu piano forte. Meskipun menjadi perdebatan, namun banyak yang menyetujui bahwa penemu alat musik satu ini yang pertama kali adalah Bartolommeo Cristofori. Dia membuatnya di tahun 1720-an, meski saat itu, alat musik ini suaranya belum terlalu keras seperti model yang modern. Sejarah alat musik ini termasuk panjang, dan cukup menarik untuk disimak.

Misalnya saja, setelah Bartolommeo Cristofori menemukan alat musik ini, yang bentuk awalnya mirip dengan instrumen yang disebut dengan harpsichord yang memiliki dawai menjulang, instrumen ini pun kemudian dimodifikasi lagi. Ini ringkasannya:

• John Isaac Hawkins memodifikasi alat musik ini sehingga bentuknya lebih rendah, tak lagi menjulang seperti harpsichord.

• Pada tahun 1800an, alat musik ini dimodifikasi sehingga lebih ringan di Jerman, menjadi bentuk yang persegi.

• Pada tahun 1800an ini jugalah, banyak pengrajin yang bereksperimen dengan alat musik ini. Misalnya saja Joseph Smith asal Inggris yang membuatnya dengan bahan logam. Di tahun 1822, Erard Bersaudara pun kemudian mematenkan sistem yang disebut Double Escapement Action, yang menjadi cara kerja alat musik ini.

• Pada tahun 1860an, rangka kayu pertama kali dipakai meski hanya bisa menahan tegangan senar.

• Pada abad 19, banyak gedung konser yang sudah dibangun, dan karena itu, alat musik ini mengalami modifikasi lagi, kali ini dibuat dari besi sehingga suaranya makin menggelegar.

Pada perkembangan selanjutnya lagi, alat musik ini kembali mendapatkan berbagai modifikasi tambahan, termasuk dengan tambahan tuts dan juga senar. Sekarang ini, versi modern instrumen tersebut memiliki 88 tuts.

Tapi dahulu, Anda akan menemukan bahwa instrumen ini hanya memiliki sekitar 60an tuts. Perkembangan berikutnya sehingga alat musik ini semakin modern adalah:

• Pada tahun 1930an, versi instrumen ini yang menggunakan listrik pun ter ciptakan. Teknologinya menggunakan metode digital atau elektro akustik. Nada dari instrumen ini diambil dari loudspeaker dan juga amplifier.

• Perkembangan selanjutnya adalah menambah berbagai fitur yang ada di dalam alat musik versi elektronik ini, dengan adanya komputer, pengaturan volume yang mandiri, perangkat untuk membuat MIDI, dan macam-macam lagi.

• Maka lahirlah keyboard, yang merupakan penerus dari alat musik melodies ini.

Apakah piano ini akan terus berkembang? Bisa saja. Sejarah membuktikan bahwa alat-alat musik tersebut sangatlah disukai oleh manusia. Sebagai pecinta musik yang indah, alat musik satu ini akan terus dikembangkan, entah menjadi lebih tradisional, menjadi lebih canggih, maupun menjadi lebih kecil.

Sekarang ini saja Anda sudah bisa menghasilkan suara dari nyaris semua alat musik di perangkat satu ini, siapa tahu berikutnya Anda hanya perlu satu keyboard untuk melakukan konser penuh?